Pemko Padang Kekurangan ASN

Editor: Minangpos.com author photo
Minangpos - Padang :  Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang mencacat ada ada 563 Aparatur Sipir Negara (ASN) yang telah dan akan memasuki masa purna bakti atau pensiun di tahun 2019 ini. Dengan situasi tersebut, Pemko Padang akan semakin kekurangan ASN. 
 
Kepala BKPSDM Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan, hampir separuh dari jumlah ASN yang akan dan telah pensiun tersebut berasal dari profesi guru.
 
"Dari 563 ASN yang pensiun tahun ini, tercatat hingga akhir Juli 2019, sebanyak 319 PNS telah pensiun. 563 ini total sampai akhir Desember," katanya, kemarin.
 
Ia mengatakan, setiap tahunnya jumlah ASN yang pensiun tidak sebanding dengan pengangkatan atau penerimaan yang dilakukan. Pihaknya mencatat, semenjak tahun 2014, ada 2.336 ASN di Kota Padang yang pensiun.
 
"Kalau kita bandingkan dengan pengangkatan, dari 2014 sampai saat ini hanya 928 orang yang diangkat," sebutnya.
 
Untuk mengisi ASN kekosongan dan kekurangan ASN dibsebabkan angka pensiun tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Padang saat ini baru dapat mengandalkan tenaga honorer, dan kontrak. Sebab beberapa tahun belakangan terjadi moratorium CPNS, yang baru dibuka kembali tahun lalu.
 
"Sebenarnya kesempatan untuk menambah ASN dari kabupaten/kota lain ada. Tapi tentu kita harus selektif, walaupun kekurangan bukan alasan untuk menambah ASN asal-asalan," katanya..
 
Sedangkan untuk jumlah ASN, di Kota Padang sendiri, sampai tahun ini jumlah ASN sebanyak 9.452 orang, yang terdiri atas 1.243 struktural, guru 4.120, teknis 90 orang, kesehatan 1.051 orang, dan pelaksana atau staff berjumlah 2 ribu 948 orang.
 
"Kalau berbicara ideal, kebutuhan ASN kita di Kota Padang mencapai 14.439 orang, sehingga saat ini terjadi kekurangan ASN mencapai 4.987 orang," sebutnya. 
 
Oleh sebab itu, pada tahun ini pihaknya sangat berharap agar mendapatkan kuota atau formasi CPNS yang cukup banyak dari Kemenpan-RB. Setidaknya, pihaknya menginginkan ada 500 formasi CPNS yang didapatkan pada tahun ini. (HHC/*Sugandhi Siagian)
Share:
Komentar

Berita Terkini