Orgen Tunggal Langgar Perda dan Adat Minangkabau Akan Ditertibkan

Editor: Minangpos.com author photo
MINANGPOS - PESISIR SELATAN :  Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan menertibkan hiburan orgen tunggal dengan mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum. Hal itu disampaikan Bupati Pessel, Hendrajoni saat menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2019, bertempat dihalaman kantor bupati setempat, Senin (16/9/2019).
Ia juga menginstruksikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran ( Satpol PP dan Damkar) Pessel untuk menertibkan musik orgen tunggal yang melanggar Perda.
Menurutnya, hal tersebut jelas bertentangan dengan Perda dan adat Minangkabau yang dikenal dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
"Akhir akhir ini saya sering menerima pengaduan masyarakat tentang banyaknya musik orgen tunggal yang menampilkan penyanyi dengan aksi erotis dan memakai pakaian seksi. Tak hanya itu, masyarakat juga mengeluhkan adanya musik orgen yang memainkan musik triping hingga larut malam," ucapnya.
Tak hanya itu, bupati perintahkan Satpol PP dan Damkar Pessel untuk menindak tegas bila ada kedapatan tampilan penyanyi orgen tunggal yang mengubar nafsu dan berpenampilan yang tidak senonoh.
"Saya perintahkan kepada Satpol PP dan Damkar harus dilakukan tindakan tegas. Jika perlu diamankan untuk dilakukan proses lebih lanjut," tuturnya.
Untuk itu pihaknya juga akan memanggil seluruh pemilik orgen tunggal untuk membuat komitmen bersama. Dan tidak ada lagi menampilkan artis berpakaian sexsi dan tarian erotis yang dapat mengundang nafsu.
Selain itu, kata bupati, ia juga sampaikan kepada seluruh Camat agar melakukan pembinaan dan himbauan kepada pemilik orgen tunggal yang ada di daerahnya.
"Segera data dan undang semua pemilik orgen tunggal yang ada di kecamatan, kemudian dilakukan pembinaan agar mematuhi aturan sesuai dengan agama dan budaya yang kita miliki," tuturnya (MKNC/SChanS)
Share:
Komentar

Berita Terkini