50 Unit Rumah DPKP Mentawai di Dusun Pukarayat Capai 40 Persen

Editor: Minangpos.com author photo
Minangpos - Mentawai :  Sebanyak 50 unit pembangunan Rumah yang terletak di pemukiman baru di Dusun Pukarayat Desa Tuapejat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, sampai saat ini sudah mencapai 40 persen.
Pembangunan rumah dari program DPKP Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dikerjakan melalui Karya Bakti TNI Kodim 0319 Mentawai sejak bulan Juli hingga kini, sedang dalam tahap pekerjaan Pondasi Sandi, Kerangka, dan pemasangaan atap seng.
Pantauan MinangkabauNews.com di lapangan, perkembangan pekerjaan sebanyak 50 unit rumah, dari jumlah tersebut saat ini sudah berdiri sebanyak 20 unit, sebagian sudah mencapai atap seng dan sebagiannya masih kerangka.
Pengawas Pelaksana Kegiatan Sertu Arifurrakhman menyebutkan, pembangunan rumah sudah mencapai 40 persen dan pekerjaan kontruksi rumah baru berjalan tiga minggu, sebut Arif dilokasi pekerjaan kepada MinangkabauNews.com, Kamis 12/09/2019.
Lebih jauh dikatakan Arif, saat ini sudah berdiri sekitar 20 bangunan rumah, pembangunan sudah tahap pemasangan kerangka dan seng, serta pembuatan pondasi baru yang sekarang ini dikerjakan.
"Kita kesulitan dari kayu, kendalanya ada dalam persedian bahan kayu, lokasi kayu olahan sudah jauh dari tempat lokasi perumahan, sehingga pelangsiran kayu mengalami keterlambatan," sebut Arif.
Kalau masalah pekerjaan tidak menjadi kendala, malah tukang tukang sering kali kekurangan bahan, ujar Arif.
Dia menyebutkan, tukang yang ada sekarang ini sebanyak 25 orang dan terbagi 5 kelompok, dan pekerjaan sudah mencapai 40 persen baru 3 minggu kerja.
"Kita juga mempekerjakan sebanyak 7 unit Chainsaw, untuk mendukung lancarnya pekerjaan, ada sebanyak 300 kubik bahan kayu untuk 50 unit rumah," sebut Arif.
Diperkirakan pembangunan rumah tersebut akan selesai jelang Desember sesuai dengan waktu pekerjaan yang terkontrak, ujar Arif.
"Pembangunan rumah akan kita kejar, selesai tepat waktu, agar masyarakat cepat mempergunakan rumah tersebut, pembangunan rumah sudah aman dari bahaya bencana seperi Tsunami, karena rumah berada di tempat relokasi yang aman," sebut Arif. (MKNC/*SSChanS)

Share:
Komentar

Berita Terkini